Showing posts with label curhat. Show all posts
Showing posts with label curhat. Show all posts

Friday, July 1, 2011

I need holiday so bad!


OK, so now I'm here, sitting at internet cafe, menumpahkan isi hati tentang keinginan akut untuk liburan T_T hiks. Sebenernya nggak begini-begini amat sih tadinya, tapi karena satu per satu mulai liburan, jadilah memuncak.. Mulai dari 2 minggu yg lalu, salah satu murid bilang "Miss, minggu depan saya nggak les yah.. Saya mau liburan ke HK". That's no. 1. Then, murid berikutnya, "Miss, minggu depan saya nggak les yah.. Saya mau liburan ke Amerika". Thas's no. 2. Then my sister went to Bangkok yesterday, and my brother went to Bali last thursday. OMG. EVERYBODY, except me, is having holiday! Yah, begini deh nasib (kalo kata Trinity) 'mbak-mbak kantoran', bergantung pada jatah cuti 12 hari setahun untuk liburan...

So, anyway, life must go on, walaupun nggak bisa liburan, ya kan?? Next topic. Right now, saya sedang lagi baca buku 'The Happiness Project' by Gretchen Rubin. Quite nice sih.. Untuk yang suka aliran psikologi positif (seperti saya hahaha), pasti doyan deh baca buku-buku bertemakan kebahagiaan. Buku ini sebenernya, kalo saya bilang, kebalikan dari buku Eat-Pray-Love nya Elizabeth Gilbert. Kalo Mbak Elizabeth berusaha mencari makna hidup dan kebahagiaan sampe ke belahan dunia (Italia-Indonesia-India), Mbak Gretchen berusaha mencari kebahagiaan melalui everyday task, alias tugas rumah tangga sehari-hari. Jadi, topiknya meliputi rumah tangga, pekerjaan, dan 'hal-hal kecil' lainnya yang tidak akan kita sangka bisa membawa perubahan dalam hidup kita :D Nice, isn't it? Ternyata mencari bisa dilakukan right here, right now! Untuk info lebih lanjut, bisa langsung klik di http://www.happiness-project.com/ selamat mencoba!

Sunday, April 10, 2011

After a few months...

Hei all..! How are you, guys?? =)

It’s been a while since I wrote this blog the last time.. A couple of months actually hahaha.. So, today’s Sunday. I’m all alone at home. My dad is out of town, my mom goes to Ancol to have some exercise. Jadi ya saya luntang-lantung sendirian di rumah.. Agenda utama yang harus dikerjakan hari ini adalah: BERESIN KAMAR. It really a must!! Baju dan tas berserakan dimana-mana, majalah dan novel juga, sampe-sampe saya udah nggak bisa menggunakan meja saya karena tertutup tumpukan buku-majalah-brosur-warta gereja-dll.. Agenda yang kedua adalah: GUNTING PONI. Ha! Poni saya ini udah nggak jelas bentuknya, mencuat di bagian samping, dan saking panjangnya udah nyaris nutupin mata.. Begini deh sekarang hari Minggu saya, dipenuhi dengan agenda yang nggak bisa dilakukan di hari kerja. Sejak masuk kerja per Januari tahun ini, saya ‘seolah-olah punya alasan’ untuk menunda hal-hal yang saya ‘nggak terlalu suka-tapi harus dikerjakan’, such as masukkin baju-baju ke lemari, beresin lagi tas sehabis dipake, beresin ranjang, nyapu-pel kamar, beresin pernak-pernik, beresin DVD, masukkin lagi laptop ke tasnya sehabis dipake, dll. Small things, tapi entah kenapa maaaallllleeesss buanged ngerjainnya.. Ketauan deh malesnya! Wkwkwkwk (tapi banyak orang bilang saya itu rajin dan rapih lhhooo ;p hihihi)

Anyway, do you guys know that I actually supposed to wear glasses? Mata kanan -1.75, mata kiri normal. Sebenernya udah dari beberapa tahun yang lalu saya mesti pake kacamata, cuma ya karena bandel, nggak kunjung dipake sampe hari ini hehehe =b Nah beberapa hari ini, mulai kumat-lah mata saya ini. Agak-agak burem gitu kalo liat jauh, dan mulai agak-agak mengganggu.. Jadilah sekarang saya kudu bawa-bawa kacamata kemana-mana, huh.. Mau nggak mau deh..

Sebenernya setelah lama banget nggak nulis disini, ada begitu banyak cerita yang ingin saya tuangkan. Cuma karena udah kelamaan, jadi kayaknya udah keburu basi hihihi.. Kalau mau dirangkum, ada beberapa poin penting dalam hidup saya lately.

Yang pertama, saya mulai les piano lagi. Wwhoooaa saya senang banget, akhirnya berhasil mengalahkan rasa malas, segan, dan keragu-raguan yang selama ini menghalangi saya untuk kembali belajar piano. Memang nggak mudah, karena setelah nggak latihan rutin selama hampir 3 tahun, rasanya berat banget untuk mulai latihan lagi. Jari-jari kayaknya udah terlalu gendud dan terserang virus males gerak, jadi lambat dan nggak terampil. Tapi ya dengan segenap niat, HARUS LATIHAN LAGI..!! My first songs : Liszt’s Un Sospiro dan Schubert’s Sonata Op. 120. Love it!

Yang kedua, saya mulai ke gereja lagi. Bukan berarti saya nggak pernah ke gereja lho. Dulu saya sempet rutin ke gereja, dan ikut komsel. Tapi belakangan merasa terlalu jauh ke gereja (di daerah Gunung sari, sementara rumah saya di daerah Tanjung Duren), jadi sempet struggling to find a new church. Cari cari cari, ketemu juga gereja di deket rumah yang quite ok. Jadinya sekarang mulai ibadah rutin di gereja itu. Doakan dalam beberapa bulan ke depan bisa terus tertanam dan aktif di gereja tsb =)

Yang ketiga, I finally start to get used to my new routine at work. Dulu bulan-bulan pertama, menderita banget.. As a new person, mau ngapain juga kayaknya kikuk, belum kenal siapa-siapa, nggak tau mau makan siang sama siapa, mau ngobrol sama siapa, dll. Tapi sekarang udah bisa mulai enjoy =) Hore! Hahaha.. Agak-agak nggak nyangka sih, karena dulu saya pernah bilang sama diri saya sendiri, saya nggak akan kerja kantoran. Saya nggak suka kerja kantoran. I want to become a teacher. I want to become a psychologist. I want to get involved in people’s life, bukan melakukan tugas-tugas rutin-administratif di kantor. Cuma, setelah dijalani, thank God, ada begitu banyak hal yang dapat saya pelajari. Nggak menyesal nih ceritanya, wkwkwk

OK, sekarang saatnya kembali ke agenda semula. Beresin kamar dan gunting poni =b
See you guys in my next posting... Ciaoo =D

Tuesday, November 23, 2010

About finding a job..

Pada kenyataannya, memilih pekerjaan nggak semudah yang dibayangkan. Dulu waktu kecil, kalau ditanya nanti udah gede mau jadi apa, dengan mudahnya kita jawab, “Mau jadi dokter/pilot/astronot”. Pas udah mau kuliah, cita-cita itu disaring lagi, mampu nggak sekolah untuk jadi dokter atau astronot ?? Ya mampu otaknya, ya mampu dananya.. Apa jurusan pilihan saya mendapat dukungan orang tua?? Pas udah lulus kuliah trus mau cari kerja, cita-cita itu lagi-lagi disaring.. Kalau jadi dokter atau astronot, cukup nggak penghasilannya untuk membiayai hidup saya?? Bagaimana prospeknya di job market saat ini?? Apa mau menetap dengan profesi yang sesuai dengan latar belakang pendidikan, atau explore profesi lainnya yang lebih sesuai hobi atau passion kita?? Apa pekerjaan itu membuat saya bahagia dan puas?? Apa saya harus memprioritaskan gaji yang besar atau pengalaman kerja yang baik?? Well, well, like I said, it’s not that easy, right...

Bagaimana dengan saya sendiri?? Sampai saat ini udah ada beberapa lamaran yang direspon dengan panggilan untuk psikotes dan interview (thank God hehehe).. Mungkin karena baru pengalaman pertama interview kerja kali yah, jadi berasanya agak2 horor, bingung, tapi juga excited =b The funny thing is, when you’re being interviewed you try to show your best qualities. I’m highly motivated person, I’m a team work person, I can work under pressure, blablabla.. Bagaimana dengan kekurangan kita?? dikubur sedalam-dalamnya biar nggak ada yang tau.. Off course, dalam prakteknya, saya juga melakukan itu. I did try to impress them. I did. But, the most important thing is, jangan sampe kita menjadi orang lain dalam wawancara tersebut. Jangan mengatakan sesuatu yang tidak bisa kita tepati. Jangan membual. Focus on our positive quality, but don’t make a lie about it. Just be yourself.. Tell them the truth about your hopes and motivations, apa yang ingin dicapai, apa yang kita inginkan dari perusahaan tersebut. You know, I know zero about job world. I barely have any experience in this world. But one thing I know for sure, I want to work for a company that can accept me for who I am =)

Well, dengan segala kebingungan dan kehororan menghadapi proses interview kerja, I must say that I do enjpy some of it. I like the part where your ability is being tested. And also I like the part where the questions they gave can make you realize more of who you really are. Eerr..I just hope, semoga segala sesuatu berjalan lancer =) Amin..

P.S.: untuk teman-teman psikologi yang lagi asyik ngelamar2 juga, selamat berjuang, teman!!

Tuesday, September 28, 2010

my next step

Hello, bloggies! =b

Sudah lama juga tidak menulis di blog ini lagi… Belakangan ini, kesibukkan saya masih seputar kampus, lebih tepatnya dalam menyelesaikan skripsi saya. Rencananya, dalam 3 minggu ke depan, saya akan segera sidang skripsi. Mohon doanya biar sidangnya lancar, sukses, dan lulus yahhhhhhh… Padahal saya bukan termasuk orang yang pencemas, tapi entah mengapa kalau sudah menyangkut masalah ujian (terutama ujian lisan), saya agak2 parno gimana gittuuu.. Untungnya, saya mendaftar sidang skripsi ini bareng-bareng dengan my best friend, NM, sehingga agak2 berkurang deh kecemasannya. Semoga kita bisa lulus bareng yah temannnnn =) AMIN!

Btw.. Selain ngejelimet dengan urusan skripsi, pikiran saya belakangan ini lagi ‘dihantui’ oleh satu pertanyaan besar, yang biasanya hinggap pada orang-orang yang baru lulus : MAU NGAPAIN ABIS LULUS? Meskipun saya sekarang belum lulus, yahhh anggap saja saya cukup pede untuk mengatakan bahwa saya yakin lulus hehehe.. Sebenarnya saya tahu, jawaban normalnya cuma satu : KERJA. Atau, bagi sebagian perempuan, jawabannya : MENIKAH. Atau, ada lagi pilihan jawaban ketiga : NGANGGUR hihihihi ;p Tapi, sudah pasti, saya akan memilih jawaban yang pertama. Nah masalahnya, muncul lagi pertanyaan berikutnya : KERJA APA? Teman-teman saya yang baru lulus mayoritas bekerja di perusahaan sebagai HRD. Sebenernya pun, saat ini saya sudah magang di sebuah perusahaan di daerah Kuningan, Jakarta Selatan. Hanya sajaaaaaa… Saya tidak terlalu suka tipe pekerjaan rutin di belakang meja. Saya adalah ‘orang lapangan’. Saya suka bersentuhan langsung dengan orang-orang, dengan sumber masalahnya.

Sebagaimana yang telah saya tulis dalam entry sebelumnya, sejak satu tahun yang lalu saya sudah bekerja sebagai guru musik di salah satu tempat kursus musik di Jakarta. Saya mengajar praktek piano dan kelas teori musik untuk anak-anak. Kontrak pertama saya berakhir bulan Desember tahun ini, sehingga saya pun kembali bertanya-tanya : MAU PERPANJANG KONTRAK NGAJAR APA NGGAK? Sebenarnya bisa saja saya mengajar full-time, gajinya pun lumayan (kalau dibandingkan dengan gaji fresh graduate). Tapi konsekuensinya, saya menyia-nyiakan gelar sarjana saya… Sungguh dilematis! Saya punya satu teman lulusan psikologi yang sampai saat ini hanya bekerja sebagai guru les anak-anak SD. Mirisnya, kebanyakan orang akan memandang bahwa dia ‘tidak kerja’ atau ‘belum kerja’, melainkan ‘hanya ngajar’. Seolah-olah, mengajar itu bukan pekerjaan. Atau, apakah definisi bekerja yang sebenarnya adalah yang sesuai dengan latar belakang pendidikan kita???

Mengenai pilihan jawaban yang kedua, yaitu menikah, sama sekali belum terpikir oleh saya untuk menikah dalam usia saya yang (menurut saya) masih sangat muda. Memang sudah ada beberapa teman yang telah menikah (dan saya sungguh menghargai pilihan mereka, juga mendoakan agar mereka bisa hidup bahagia), namun saya berpendapat bahwa : belum saatnya settle down di usia 20-an. Saya masih ingin merasakan hidup. Saya masih ingin jumpalitan cari duit biar bisa mewujudkan mimpi-mimpi saya yang belum sempat direalisasikan. Saya masih ingin hidup bebas...

Salam,

natalie_ijonk

Saturday, March 27, 2010

frustrated

Pernahkah kalian menemukan jalan buntu ketika melakukan sesuatu? No matter how hard you try, you keep failing and failing. Seolah-olah ada tembok penghalang besar yang merintangi jalan kalian. It’s really frustrating. Gemesin. Aaaarrrggghhh…!!

As a teacher, I face this kind of condition all the time. Jangan bayangkan ketika kalian memutuskan untuk jadi seorang guru, kalian akan selalu punya murid yang manis-manis; murid yang selalu mendengarkan ketika kalian sedang menjelaskan sesuatu, yang selalu mengerjakan PR yang kalian berikan, atau yang selalu mengingat apa yang kalian minta mereka hapalkan. In fact, kalian akan menemukan anak-anak yang sulit. Anak-anak yang akan membuat kepala cenut-cenut, dan membuat kalian ingin berteriak keras sekali karena dipenuhi dengan perasaan frustrasi yang amat sangat..

I’ve teached this little girl for almost 15 months. Kita sebut saja J. Di usianya yang 9 tahun, perawakannya lebih menyerupai anak 6 tahun, kurus mungil. Jari-jarinya pun kurus, dan terkesan sangat fragile. Pertama kali saya mengajar J, tidak ada kesan yang berarti. Kemampuan baca notnya tergolong rata-rata. Dan anaknya pun tidak malas (well, setidaknya yang saya tahu). Namun setelah beberapa waktu, saya mulai menyadari bahwa J sepertinya lack of attention. Ketika saya hendak mengatakan sesuatu padanya, saya harus mengulanginya 3-4 kali, baru ia mengerti dan melakukan apa yang saya minta. Pernah malah, ketika saya minta dia memainkan sebuah lagu hanya dengan tangan kanannya saja, saking saya capek mengulang dan mengulang, saya langsung meletakkan tangan kirinya di pangkuannya, baru ia mengerti apa yang saya katakan. Selain itu, J juga sangat minus dalam musikalitas. Lagu sedih jadi tidak seperti lagu sedih. Lagu riang pun jadinya lebih seperti ‘berantakan’ daripada ‘riang’. Kalau saya sedang menjelaskan sesuatu, matanya sibuk melihat kemana-mana, ya ke langit-langit, ke kolong piano, ke segala arah kecuali saya..Sungguh saya habis akal menghadapi anak yang satu ini!

Tahun ini saya harus membimbing J untuk menghadapi ujian akhir tahun (supaya dia bisa naik ke tingkat). Saya bingung sendiri, cara apa yang harus saya gunakan agar dia bisa memainkan sebuah lagu dengan baik? Ayah saya selalu bilang, tidak ada anak yang benar-benar malas atau bodoh, yang ada hanyalah orang tua dan guru yang tidak bisa mengarahkan anak tersebut. Rasanya ingin sekali saya membantah apa yang ayah saya katakan tersebut. Karena dengan menyetujuinya, tinggal-lah saya menjadi seorang guru yang gagal mendidik muridnya.. Well, masih ada sekitar 8 bulan lagi menuju akhir tahun. Semoga 8 bulan ini, saya bisa diberikan hikmat dan kesabaran yang cukup untuk membimbing J mengikuti ujian akhir tahun. I know it’s not going to be easy, but I’m going to fight like hell because I believe that every student deserves the best from their teacher. God, please give strength to do this..

Sunday, March 14, 2010

Olahraga??? Siapa takut!

Hello guys! It's been almost a month sejak terakhir nulis =) Sebulan terakhir sih nggak ada yang spesial2 amat.. Sehari-hari masih kerjaannya ke kampus (berkutat dengan skripsi), mengajar, dan shopping tentunya hahaha.. Oh ya, saya baru saja dapat dua orang murid yang mother language-nya Bahasa Inggris, oh la la... Sempet bingung juga sih pertamanya, karena semua catatan saya buat dalam Bahasa Indonesia, begitu pula dengan latihan-latihan, semua perintah dan keterangannya dalam Bahasa Indonesia.. Tapi yah, setelah beberapa kali pertemuan, rasanya saya sudah mulai terbiasa juga..

Yang ingin saya sharing-kan di entry kali ini adalah... saya mulai nge-gym bulan ini!! =D actually, exercise is really not my thing.. Entah kenapa, kayaknya tidak ada gen atletis dalam badan saya ini. Dulu aja nilai olahraga pas SMA merah melulu hahaha. Kemarin ini entah kenapa saya jadi tiba-tiba terinspirasi untuk mulai berolahraga. Yah, kepengennya sih bisa menurunkan berat badan sedikit, dan bisa menjadi manusia yang lebih sehat (ciiieelah!) hahaha.. Jadi mulailah saya nge-gym seminggu 3-4 kali. Biasanya jadwal saya nge-gym pagi-pagi, karena kalau siang sampai sore sudah harus melakukan aktivitas di tempat lain. Kesan pertama?? Capek! ;p tapi seneng juga sih pas bisa ngerasain rasanya olahraga beneran (sampe badan sakit2 huh!). Sekarang lagi seneng ikutan kelas yoga nih hehehe secara saya bener-bener nggak ada potongan untuk ikutan kelas aerobik atau kelas2 lain yang membutuhkan gerak cepat dan koordinasi badan yang bagus hahaha ;p

Ok deh, entry kali ini singkat dan padat (maklum, internet di rumah belum dipasang juga, jadi di internet-an di warnet). Happy monday all!! =)

Wednesday, February 17, 2010

Masa depanku, ooohhh...

Belakangan ini saya lagi banyak berpikir tentang masa depan saya (ciiieeelaaahhh..) hahaha ;p beneran, saya lagi berpikir, mau jadi apa saya nanti?? Kalo dipikir2, pertanyaan itu agak2 basi yah kayaknya, karena mestinya di umur saya yang sudah berkepala 2 (ciiieeelllaaah lagi hahaha) saya sudah harus tahu apa yang akan saya kerjakan nanti.. Tadinya saya pikir saya sudah tahu jawabannya: saya mau jadi psikolog! Tapi setelah beberapa kejadian yang cukup menggelitik, saya jadi mempertimbangkan lagi hal tsb..

Begini ceritanya.. Beberapa minggu yg lalu, saya sempat ngobrol2 dengan teman saya di tempat saya mengajar. Sebut saya I. I ini adalah seorang mahasiswa s2 di salah satu perguruan tinggi swasta. Selain jadi mahasiswa, ia juga menjadi guru piano di tempat saya mengajar. Ia bilang bahwa ia tidak ingin kerja kantoran, karena ia tidak suka kerja kantoran. Well honestly, saya sangat tidak suka dengan kerja kantoran. SANGAT! Pas mata kuliah PIO (Psikologi Industri & Organisasi) saja, saya sudah tahu bahwa saya anti dengan bidang yang satu ini. Setiap kali mau pelajaran, bawaannya malas, menggerutu, mengantuk, bosan, pokoknya tidak ada antusiasme sama sekali. Saya juga tdk tahu kenapa saya bisa begitu anti dengan kerja kantoran, mungkin emang dari sananya nggak minat kali yeeee =b Hal ini juga didukung dengan beberapa teman yg mengatakan hal serupa bahwa kerja kantoran tdk enak, membosankan, bla, bla, bla...

Pas kita lagi ngobrol2, datanglah guru saya (seorang guru senior di tempat saya mengajar). Sebutlah Ibu Y. Ibu Y justru tidak sependapat dengan saya dan teman saya. Ia bilang, "Coba kamu pikir. Kerja kantoran nggak melulu soal kerjaannya. Banyak keuntungan yang bisa kamu dapat. Misalnya aja, dari sisi pergaulan. Pergaulan kamu bisa lebih luas. Coba di sini (di tempat saya mengajar), paling2 ketemunya orang tua murid, atau saya hehe.." Pas pulang mengajar, saya kembali merenungkan hal ini. Benar juga sih, apa yang dikatakan guru saya. Tidak bisa dipungkiri bahwa kerja kantoran juga punya sisi positifnya tersendiri..

Mikir, mikir, mikir, saya jadinya mengevalusi kembali cita2 saya untuk segera kuliah s2 dan jadi psikolog. Saya pikir, kalau saya segera ambil s2, katakanlah saya lulus s2 ketika berusia 25 tahun (kuliah s2 sekitar 2-3 tahun), lalu buka praktek, apa ada orang yang mau konsultasi dengan saya??? Kalau klien saya mau konsultasi tentang pernikahannya, saya belum menikah.. Kalau klien saya mau konsultasi tentang anaknya yang bermasalah, saya belum punya anak.. Konsultasi macam apa yang akan saya berikan kepada klien saya nanti??? Saya tahu sih, memang nggak harus seperti itu urut2an-nya (menikah dulu baru bisa kasih konsultasi mengenai pernikahan), tapi alangkah baiknya kalau teori disertai dengan pengalaman, bukan???

Untuk sementara sih saya memang belum mendapatkan kesimpulannya.. Mungkin saya akan jalankan dulu apa yang ada di depan mata, yaitu menyelesaikan skripsi dan segera wisuda. Dan mengajar piano tentunya (karena masih terikat kontrak sampai tahun depan). Untuk ke depannya, masih dalam tahap perencanaan, hanya Tuhan yang tahu =)

Tuesday, December 29, 2009

my diary


One of the most precious thing in my life is my diary.. Saya lupa tepatnya, tapi saya mulai menulis diary sejak masih duduk di sekolah dasar. Emang agak2 ‘abege’ yah hehehe tapi saya masih tetap melakukannya sampai hari ini. Pada dasarnya, saya suka menulis. Sepertinya, dengan menulis, semuanya bisa ‘tumpah’ begitu saja. Uneg-uneg yang paling terdalam pun saya tuangkan melalui tulisan. Saya sering bilang ke orang-orang terdekat saya, sepertinya dengan membaca diary saya, sudah cukup untuk mengenal saya luar dalam hehehe… It’s all there. Selain menulis diary, saya juga suka mengoleksi diary. Entah disebut sebagai kebiasaan baik atau buruk, tapi saya suka banget beli-beli diary (padahal nggak tau mau ditulisin apaan hehehe)..

So, kemaren ini saya sempat membereskan lemari buku saya, dan saya menemukan kembali diary saya pas SMP. Agak2 amazing juga bacanya, karena pas saya baca, kok dulu gue norak begini yahhh?! Hehehe ;p Isinya yah standar-lah, seperti kebanyakan anak SMP lainnya, seputar kehidupan sekolah dan teman-teman. Sempat cekikikan sendiri kalo inget-inget masa-masa itu.. Bayangin aja, dulu itu saya sering bolos pelajaran dengan alasan bikin mading, atau nggak bolos pelajaran demi nongkrong-nongkrong nonton tv di ruang guru (agak2 ajaib juga lho nggak ketauan hihihi).. Pokoknya, every day is a new adventure for us. Dan, gara-gara diary SMP itu, jadilah saya bernostalgia ke masa-masa SMP.. Masa-masa yang indah. Hidup serasa nggak ada beban, karena yang ada di pikiran, bagaimana caranya bersenang-senang hari ini hahahaha Dasar abege! =b Hmm.. Kalo ingat-ingat masa itu, setiap hari rasanya begitu antusias ke sekolah. Bukan karena pelajarannya, tapi karena excited dengan apa yang akan kita lakukan dengan teman-teman.. Ketawa-ketiwi, bergosip, nongkrong-nongkrong, bolos pelajaran...
This is some picture of me and my friends when we were still at junior high school.


To all my friends: miss you guys a lot!!! ;p

Wednesday, December 9, 2009

what am i gonna do next?

Hello guys =) udah lama sekali nggak nulis blog lagi.. Pretty busy lately (pastinya, huh!).. Belakangan ini, selain disibukkan dengan skripsi yg nggak kunjung ada kemajuan, saya juga disibukkan dengan segudang assignment dan ujian. Kemarin ini baru melewatkan 30 menit ujian piano yg penuh horor, dan sukses menjawab pertanyaan2 ajaib dengan jawaban yg bodoh ckckckck i hate piano exam! (i'm sorry guys kalo terdengar sarkastik, mungkin masih terbawa emosi). Mengenai skripsi, setelah mid-semester exam, practically saya cuma bimbingan 1 kali. Ibu dosen pembimbing rupanya sedang sibuk kuadrat,so jadilah saya kebingungan sendiri mesti ngapain.. Di saat-saat yg lagi sibuk2nya ini, i'm supposed to have good time-management, right? Tapi kenyataannya, sekarang ini saya lagi terserang sindrom malas akut, yg membuat saya malas banget ngapa-ngapain (confession no. 1 hehehe)..

So, i've been thinking lately, apa yang terjadi dengan saya??? =b cieellah gaya! Hahaha.. Kesimpulan saya semnetara ini adalah: maybe i'm just bored with this routine. Ke kampus, masuk kelas, belajar, buat tugas, ke sekolah musik, ketemu anak2 yg buat gurunya 'panas', les, latihan piano, etc. Yang terutama di sini, saya bosan banget belajar! Huh! Hampir 3/4 umur ini saya habiskan di bangku sekolah.. It's not that i'm not grateful with what i have, no at all.. Saya bersyukur sekali bisa mengenyam pendidikan sampai saat ini. But, i don't know, i just want to try something else..Try to work maybe?? ;p hehehe..

Semester depan saya sudah memasuki semester terakhir di kampus (SEMOGA!). Hopefully bisa sidang skripsi tepat waktu, jadi nggak perlu berlama2 di kampus itu lagi hahahaha =b So, right know i'm wondering, what am i gonna do next with my life??? Sempet sih berkhayal tingkat tinggi.. Jadi gini khayalannya, saya menghilang sementara waktu dari Jakarta & go to some exotic places, maybe Dubai or Milan.. Nggak tau juga sih disana bakal ngapain, the point is: i want something new! Siapa tau kecantol sama cowok Italia yg ganteng hahahaha =b mengkhayal boleh dong?!

Ok, Ok, stop mengkhayalnya.. So, berikut ini adalah beberapa hal yg mungkin akan saya lakukan tahun depan:
1. Jadi asisten dosen
2. Mengajar kelas teori di sekolah musik
3. Belajar bahasa mandarin
4. Magang

Not that bad, right? =)